Aspek Operasional dalam usaha "Kuliner"

Aspek Operasional Dalam Usaha “ KULINER “
Nama : ARINDA SINTA PUTRI
Npm : 201913138
Program Studi : Manajemen 
Fakultas : Ekonomi 
Nama Perguruan Tinggi : Universitas Abdurrachman Saleh Situbondo
Dosen Pembimbing : Yudhistira Harisandi SE, ST, M. SI.


ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Pada kesempatan kali ini saya akan memperkenalkan usaha kuliner. Dimana usaha ini sudah ada sejak lamadan bisnis kuliner ini sangat banyak diminati oleh kalangan usia. Tidak hanya persoalan makanan atau minuman apa yang mau dijual dan dibutuhkan masyarakat saja, tetapi juga platform tempat berjualannya. Dulu hanya sedikit sekali.
Berbicara mengenai platform bisnis ini sekarang, banyak sekali yang bisa dipilih. Masing-masing menyimpan keunggulan yang berbeda. Dengan kondisi seperti ini, semakin banyak orang yang ingin memulai bisnis. 
Alasan pertama mengapa bisnis kuliner banyak diminati adalah terbilang mudah. Ketika semua orang sudah bisa tahu bagaimana cara memasak, tapi kebanyakan orang juga memilih yang lebih simpel. Pada awalnya, hanya segelintir orang yang bisa melakukannya. Namun ketika era semakin milenial dengan kemauan apapun serta semakin mudah untuk dipelajari, banyak orang yang tahu dengan cara bisnis kuliner.
Hanya dengan membuat pamflet dan tester, maka Anda sudah bisa berjualan di sana. Untuk menu yang mau dijual pun juga bebas dipilih, tidak hanya dengan datang langsung ke cafe atau restoran. Saat ini, semakin banyak orang yang ingin membeli apa saja lewat online, dibandingkan langsung ke toko. Ketika awalnya hanya segelintir barang saja yang bisa dibeli lewat online, sekarang semua bisa dibeli lewat online. Inilah mengapa bisnis ini menjadi lebih mudah dilakukan.
Selain lebih mudah dilakukan, bisnis ini juga mampu mencapai konsumen dengan cepat. Siapa saja yang ingin berjualan online, maka tidak perlu khawatir. Pasti ada saja konsumen yang datang untuk membeli produk Anda. 
Para konsumen pun pasti akan mencari segala di marketplace andalan mereka. Lalu dari sana, maka mereka bisa saja masuk ke dalam produk Anda. Kemudian akhirnya, Anda bisa mendapatkan konsumen lebih cepat. Hanya dengan bermodalkan perangkat saja, dari sisi penjual bisa mendapatkan konsumen. Dari sisi pembeli bisa mendapatkan produk yang mereka butuhkan.
Kalau berbicara mengenai bisnis berjualan secara konvensional, maka pengeluaran seperti menyewa kedai atau ruko menjadi keharusan. Selain itu membayar gaji pegawai dan membayar tagihan listrik juga harus dipenuhi. Namun itu semua sudah tidak diperlukan lagi dengan adanya bisnis kuliner. Beragam pengeluaran yang biasanya harus dikeluarkan di dalam cara berjualan konvensional menjadi tidak relevan. Akhirnya dari segi pendapatan pun juga lebih besar lagi dari yang biasanya.

Sekian dari penjelasan saya semoga bermanfaat bagi kalian, terima kasih : )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BISNIS APA YANG AKAN BERTAHAN DAN BISNIS APA YANG AKAN SIRNA